Kategori : Top

Kalam: Penyesatan antar Aliran dalam Islam

Penulis: W.M.J. Ningrum, Anggota Divisi Regenerasi Organisasi LPM Forma Editor: Habib Muzaki   Sejarah mencatat bagaimana pertikaian sosial-politik yang terjadi setelah wafatnya Muhammad, sang pembawa risalah. Mungkin tidak perlu panjang lebar untuk berargumen menunjukkan bahwa ‘penyesatan’ itu muncul. Setingkat sahabat yang hakikatnya berkesempatan bergaul secara intensif dengan Muhammad, ternyata merekalah generasi pertama yang sempat menglami

Penyebab Kuota Internet Kampus Tidak Merata

Reporter: Habibatun Nuriyyah, Zamzam Qodri Editor: Habib Muzaki   FORMA (18/11) – Isu tidak meratanya pembagian kuota internet dari kampus beredar di kalangan mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Beberapa mahasiswa mengeluh tidak mendapatkan kuota sejak awal perkuliahan semester ganjil, tepatnya tanggal 28 September 2021. Hal ini dikarenakan salah satu provider tidak dapat memenuhi persyaratan

FUF Adakan IC-MUST 3, Perkuliahan dialihkan Selama Dua Hari

Reporter: Habibatun Nuriyyah, Tsabita Fauziah Editor: Habib Muzaki   FORMA (13/10) – Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) mengadakan Opening Ceremony dan The 3rd International Conference on Muslim Society and Thought (IC-MUST 3) 2021 yang bertajuk “Indonesian-Islamic Culture and Literature: Continuities and Transformation”. Acara ini diadakan via Zoom yang

Tumbuh Subur Kemalasan

Penulis: Abdullah Dzaky Editor: Habib Muzaki   Kemalasan dalam diri manusia adalah sebuah keniscayaan. Kemalasan sudah mengantarkan begitu banyak manusia kepada kegagalan bahkan kehancuran. Entah itu disadari maupun tidak. Lalu mengapa kemalasan itu tak kunjung hilang? Salah satunya sebabnya adalah doping yang menyuburkan kemalasan di dalam diri individu. Doping itu adalah zona nyaman atau confort

Itu Bukan Kesibukan Woody, tapi Melupakan Seseorang dengan Gaya

Penulis: Farah Salma Nuraida Editor: Habib Muzaki   Anda pikir kenapa saya mau ribet-ribet ikut organisasi sana-sini, kerja rodi dari pagi sampai malam hari tanpa gaji? Ya salah satunya untuk melupakan anda lah! *** Melupakan seseorang yang kita cintai merupakan salah satu proses tersulit dalam hidup. Bahkan usaha tersebut kadang harus lebih ekstra keras daripada sebuah usaha

Jahitan Misterius (1)

Penulis: Sabitha Ayu Nuryani Dewan Redaksi Forma Hai, namaku Rana. Aku tidak tahu aku bisa disebut indigo atau tidak, namun aku meyakini bahwa aku adalah salah satu bagian di antara sedikit dari mereka. Aku juga tidak tahu keistimewaan ini adalah suatu kelebihan atau kekurangan. Namun, sejauh yang kurasakan, memang lebih banyak kerugiannya daripada keuntungannya. Sejak

Misteri Ledakan Aachen

Penulis: Habibatun Nuriyyah Editor: Sabitha Ayu Nuryani “Sudah lama aku merasa bosan seperti ini, apakah tidak ada kasus yang menarik di Berlin ini, Johnson?” ucapku. “Sepertinya, Berlin sudah berubah menjadi kota yang membosankan.” “Aku yakin sebagian besar penduduk di sini akan menentang argumenmu, Tuan Kid.” balas Johnson sambil tersenyum. Aku tersenyum sekilas mendengar pernyataannya, “Ya,

Sariamin Ismail: Novelis Wanita Pertama Indonesia

Penulis: Azilatul Husna Editor: Habib Muzaki   Sempat menjadi pembicaraan hangat di masyarakat Indonesia, lantaran Google Doodle menampilkan sosok perempuan yang memakai pakaian adat Minang Kabau pada 31 Juli 2021. Lantas siapakah sosok perempuan tersebut? Dilansir dari pikiran rakyat.com, ilustrasi perempuan yang dijadikan icon oleh Google Doodle ini adalah Sariamin Ismial, seorang novelis wanita pertama

Persahabatanku dengan Yogi

Penulis: Chintya Octavia SH Editor: Sabitha Ayu Nuryani Telingaku berdenging, memainkan nada sumbang di kepala yang membuatku pusing. Barangkali ini akibat suara deruman kuda besi yang saling tumpang tindih. Saling melesak menjejali rongga telinga. Belum lagi aroma solar dari bus yang lalu lalang membuatku mual. Aku menutup mataku sebentar. Berusaha untuk mengendalikan diriku juga pikiranku.

Pesantren Pelacur

Penulis: Fahmi Ayatullah Editor: Sabitha Ayu Nuryani Langkahnya terhenti di depan masjid jami’ kota, wajahnya lesu, raut wajah yang kusam penuh harapan menandai tragedi yang dialami.  Seolah-olah, ia memang kebingungan mencari tempat “ngehening” untuk dinapaktilasi melebur kebohongannya meminta izin langsung di hadapan Kiai Padi. Perlahan, langkahnya mengarah ke tempat wudu. Diputarnya keran sejalur dengan kebingungannya