Kategori : Tulisan

Diktum Descartes, Tema Sarat Makna PBAK FUF

FORMA (24/9) – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Sunan Ampel Surabaya telah memasuki hari kedua. Sejak pukul 06.30 WIB Mahasiswa Baru (Maba) telah mengikuti kegiatan PBAK via Zoom Cloud Meeting sesuai fakultas masing-masing. Sebanyak 541 Maba di FUF diberikan materi untuk mengenal segala yang ada di lingkungan fakultas.

UINSA Selenggarakan PBAK Secara Daring

  FORMA (23/9) Mulai Rabu, 23 September 2020, UIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan Penganalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) secara daring. Kegiatan ini akan berlangsung  hingga Jum’at, 25 September 2020. Satu hari pertama akan diadakan oleh Universitas, sedangkan dua hari terakhir akan diadakan oleh fakultas masing-masing. Karena diadakan secara daring, PBAK tahun ini jelas memiliki

Surat Edaran Rektor Nomor 406 Terkait Sterilisasi Kampus, Hanya Bualan?

Forma (21/09/20) – Pada tanggal 20 September 2020, Gedung Sport Center (SC) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) digunakan sebagai tempat pesta pernikahan di tengah pandemi. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kebijakan pihak rektorat yang memutuskan dalam surat edaran rektor UINSA nomor 406 tahun 2020 tentang sterilisasi lingkungan kampus dalam upaya pencegahan penyebaran infeksi Corona

Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Mengangkat Tema Teoretis dalam Seminar Tahun Ini

Forma (11/09) – Kamis, 10 September 2020 Program Studi (Prodi) Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) mengadakan seminar secara daring (webinar) dengan tema, “Tasawuf dan Tarekat Nusantara: Kontekstualisasi Pemikiran, Ajaran, dan Gerakan.” Seminar ini merupakan acara tahunan sebagai proses pengayaan dan pendalaman keilmuan serta skill keprodian. Acara ditujukan untuk umum dan berlangsung selama dua

Ambisi: Katastrofe Manusia(?).

Kaisar Romawi, Marcus Aurelius (Romawi, 121-180) pernah menulis, “Nilai seorang manusia tidaklah lebih dari nilai ambisinya.” Ambisi (ambitio), artinya “berkeliling untuk mencari dukungan”. Kata ini bisa dipahami sebagai upaya untuk mencapai pengakuan dari publik. Namun, bukanlah aib apabila banyak sekali ditemukan manusia yang berpresepi bahwa diakui oleh publik atau mencari eksistensi dan reputasi merupakan salah

Masa Daring, Dekan Ushuluddin Minta Organisasi Kemahasiswaan Cepat Selesaikan SPJ

Forma (11/07) – Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Kunawi Basyir, meminta kepada Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), dan organisasi kemahasiswaan Fakultas Ushuluddin lainnya untuk menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) sebelum memasuki bulan Desember. Permintaan tersebut disampaikan pada rapat koordinasi via WhatsApp yang diselenggarakan hari Jumat, 10 Juli 2020.

Dema-Sema Fakultas Ushuluddin lakukan Pelantikan Seluruhnya Melalui Daring

  Forma (04/07) – Hari Jumat, 3 Juli 2020 Senat Eksekutif Mahasiswa (Sema) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat telah resmi dilantik. Pelantikan tersebut dilaksanakan pada pukul setengah sepuluh hingga pukul sebelas dan sepenuhnya dilaksanakan secara daring. Seluruh jajaran Dekanat dan beberapa anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta anggota dari Himpunan Mahasiswa

Ushuluddin Siap Laksanakan Pemilu Virtual

FORMA (21/6) — Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Mahasiswa (Rapimwa) secara online melalui aplikasi zoom meeting pada hari Minggu 21 Juni 2020. Dalam rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dema, Sema, Himpunan Mahasiswa Prodi (Himaprodi), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM).

Kaktus Memoria

    Kenangan di histori chat dan galeri foto bisa saja dihapus permanen. Barang-barang spesial yang membawa makna tersendiri bisa saja musnah atau hancur. Tapi kenangan murni yang telah tersimpan di dalam benak, tak akan pernah benar-benar hilang. Akan menyempatkan diri untuk terputar ulang tanpa ada yang meminta. Membuatmu menertawakan banyak kekonyolan dan kebodohan.  

Pesan Tersirat Tembang Dolanan Ilir-Ilir dalam Progesivitas Pendidikan Karakter Anak.

Tembang Ilir-ilir karangan Raden Said atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sunan Kalijaga, ternyata dapat memberikan kontribusi yang besar dalam progesivitas Pendidikan karakter anak. Melalui bait-bait tembangnya, Raden Said yang memiliki gelar lengkap Sira Ingkang Sinuwun Kanjeng Sunan Kalijaga Waliyullah Tanah Jawa Langgeng ing Banawa ini, menyiratkan nilai-nilai kehidupan yang dapat dijadikan sebagai pijakan. Khususnya