Kategori : Esai

Utas Kecil dari Jiwa yang Kerdil

Penulis: Achmad Fauzi Nasyiruddin Editor: Habib Muzaki   Pencapaian terhebat Sapiens dalam tiga abad terakhir adalah keterhubungan. Dimulai mesin uap, lalu kereta api, mobil hingga jet; dari gelombang radio, telepon, hingga internet. Ruang dan waktu berhasil dirampatkan. Kita jadi mudah terhubung dengan banyak hal. Lalu pandemi datang dan jarak mesti direnggangkan kembali. Pencapaian keterhubungan itu

Fitri Semu dan Tulisan Yang Berkhianat

Penulis: Zamzam Qodri Editor: Habib Muzaki   Alhamdulillah, kita sudah menuju hari yang fitri setelah sekian lama berpuasa di bulan suci Ramadhan. Menuju hari kemenangan setelah kita berjuang. Tapi entah selanjutnya apakah kita akan mempertahankan kemenangan tersebut atau justru dikalahkan? Seperti yang kita ketahui, saat hari raya tiba pamflet pun dimana-mana. Ucapan selamat hari raya

Kisahku Bertamu ke Rumah Jin

Penulis: Zamzam Qodri Editor: Mohammad Andi Pornomo, Sabitha Ayu Nuryani Dengan menyebut nama Allah. Segala puji bagi Allah dan semoga salawat serta salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Aku berlindung kepada Allah dari senangnya nafsuku juga dari kejelekan perilakuku. Ya, begitulah kira-kira mukadimah yang pas. Amma ba’du. Kali ini, aku ingin menuliskan beberapa yang menurutku

Kembalinya Al-‘Ashr Setelah Lama Kuusir

Penulis: Zamzam Qodri Editor: Sabitha Ayu Nuryani Sejak kecil aku diajarkan untuk mengaji oleh orangtuaku. Belajar dari tempat satu ke tempat yang lainnya hingga aku benar-benar bisa membaca Al-Qur’an dengan tepat. Bukan hanya Ilmu Al-Qur’an, ilmu agama dan ilmu umum pun juga dituntut. Meskipun sering juga ditemani dengan yang namanya rasa malas. Dari setiap pembelajaran,

Mematematikakan Ulama sebagai Tolok Ukur Majunya Moral

Penulis : Zamzam Qodri Editor: Andi Purnomo   Dalam sejarah tercatat bahwa pendidikan tidak lepas dengan yang namanya seorang guru. Guru adalah orang yang pandai akan sesuatu ilmu dan mengajarkan ilmunya. Dalam Islam, guru-guru itu disebut ulama. Ulama dalam Islam sering disebut dengan ‘pewaris nabi’. Ia adalah tonggak dari tegaknya ilmu pengetahuan dan moral umatnya.

Dukun Itu Sales-nya Setan

Penulis: Zamzam Qodri   Di malam 9 April, tepatnya di warung kopi bernama Latanza, aku dan temanku sedang menikmati manisnya susu coklat dan Chocolatos. Di situlah kita mendapat materi perkuliahan oleh semesta. Entahlah apa materinya itu, namun yang bisa aku ambil hikmahnya adalah soal persamaan dukun dengan sales. Semesta memberikan stimulus pikiran kepada temanku untuk

Mahasiswa yang Kehilangan Iman Kemahasiswaannya

Penulis: Zamzam Qodri Entah mengapa, aku ingin menuliskan sesuatu yang berkaitan dengan mahasiswa. Ya, meskipun tulisanku ini tidak mencerminkan tulisan mahasiswa pada umumnya. Dan anehnya lagi, di kepalaku sempat terbesit bahwa mahasiswa adalah antek Orde Baru yang kampus lahirkan. Bagaimana tidak? Reformasi yang konon katanya diperjuangkan oleh sebagian besar mahasiswa, kini semakin tak berarah. Lihat

Toleransi dan Pengalaman Selama Menjadi Mahasiswa SAA

Penulis: Habib Muzaki, Pimred LPM Forma   Prodi Studi Agama-Agama (SAA) memang masih asing di telinga masyarakat. Saat pertama kali diterima disini, awalnya saya mengira akan menjadi seperti Dzakir Naik yang mengislamkan banyak orang. Mungkin saja kegiatan rutinan kami adalah berdebat dengan para pastur, biksu, maupun para ateis. Eh salah, kami malah main ke gereja,

Alasan Kenapa Jomblo Harus Belajar Filsafat

Penulis: Habib Muzaki, Pimred LPM Forma Jomblo sering dipandang sebagai manusia tak bernilai yang gagal dalam urusan percintaannya, padahal benar. Namun sebenarnya hinaan berbau kenyataan ini adalah sebuah pertanda dan sekaligus peringatan dari Tuhan. Bahwa para jomblo harus segera mengasah akalnya. Salah satu teknik mengasah akal ini ada dalam filsafat. Jangan salah kira, penulis tidak

Minta Kritik Pedas, tapi FPI Dibubarkan?

Penulis: Zamzam Qodri Editor: Habib Muzaki Akhir-akhir ini muncul berita yang mengejutkan sekaligus dapat membuat tertawa meskipun tak sampai terbahak-bahak. Jika kita mencermatinya kelucuannya, pemerintah khususnya Presiden meminta masyarakat untuk aktif menyampaikan kritik dan saran kepada pemerintah. Alasannya kritik dan saran tersebut dapat membantu pemerintah dalam membangun bangsa agar lebih terarah dan lebih baik. Setidaknya