Kategori : Cerpen

Cerita Mbahku: Pejuang Lebih Hebat dari yang Terhormat

Penulis: Zamzam Qodri Editor: Sabitha Ayu Nuryani Seperti yang kukatakan pada tulisan sebelumnya tentang mbahku. Pada akhir bulan Romadhon aku sangat rindu pada mbahku. Dan tulisan ini juga sama, untuk mengenang masa indah dahulu bersama beliau. Kala itu, aku beranjak hampir dewasa, kira-kira umurku masih 7 tahun. Aku sudah sekolah dan mengaji. Karena ini tulisan

Kisahku dan Lailatul Qodriyah

Oleh : Zamzam Qodri Editor: Habib Muzaki   “Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,” begitulah sapa Lailatul Qodriyah saat bertemu denganku. Pada tulisanku yang dulu, aku sempat mengatakan bahwa Lailatul Qodriyah tidak hanya datang pada malam ganjil di 10 malam terakhir bulan Ramadhan, tetapi di semua Ramadhan bahkan juga bisa datang di luar bulan Ramadhan. Ya, meskipun pandanganku

Cerita Mbahku: Berlagak Seperti Tuhan tapi Hakikatnya Hantu

  Penulis: Zamzam Qodri Editor: Andi Purnomo   Belakangan ini, aku sering menuliskan kisahku dan Mbahku. Karena suasana yang memaksaku untuk rindu kepadanya. Biasanya pertengahan ramadhan, suasana hatiku sangat rindu kepada mbahku. Ya karena apalagi selain karena sudah mendekati idul fitri. Hari di mana aku akan bercengkerama mesra dengan Mbahku. Bahkan, karena sangat rindunya, malam

Cerita dari Mbah: Elitnya Orang Miskin

Penulis: Zamzam Qodri Entah mengapa, aku rindu dengan mbahku. Mengingat kesederhanaan dan kewibawaannya, aku juga jadi ingat cerita-cerita beliau kepadaku saat aku mau tidur atau saat dijauhi oleh teman-temanku. Tapi, biar hal ini tidak hanya menjadi rindu yang terbuang sia-sia, aku tuliskan saja di sini. Dulu, teman-temanku kebanyakan orang tuanya pekerja keras di kota metropolitan

Sambatan Electrol*x

Oleh: VtaminC Setelah sekian lama akhirnya aku diadopsi oleh sebuah keluarga. Sama seperti teman-temanku, tentunya saat-saat dipilih menjadi bagian dalam keluarga yang hangat adalah impian yang sangat kudambakan. Sebelumnya, aku pernah diasuh oleh sebuah keluarga. Namun, aku tidak bisa memenuhi ekspektasi mereka. Kini adalah waktu untuk membuktikan, bahwa aku layak dipilih oleh calon keluargaku kelak.

Secret Magic Book (1)

Oleh: Fadya Aku terbangun dari tidurku yang nyenyak ketika mamaku memanggil ku dengan keras. “Feliciaaa!” Aku pun menjawab, “Iya, Maaa, ini udah bangun.” Aku bergegas memasuki kamar mandi dan berpakaian rapi untuk masuk sekolah. Kebetulan saat itu motorku lagi di bengkel jadi mau tidak mau harus jalan kaki, sedangkan perjalanan menuju sekolah memakan waktu 30

Layar Pembatas

Oleh: Hilaliyah Islamiyah A. “Kuliah Daring gini-gini amat bosan banget, teman online gak pernah ketemu apalagi nyari gebetan susah kalau terusan Daring.” ujar gue. Kebiasaan gue kalau habis kuliah itu buka Instagram, scroll TikTok, buka WA, gitu terus tiap hari dan ketika sedang enak scrollTikTok gue terpana pada satu vidio yang mengharuskan gue untuk mencobanya.

Tiga Ribu Kilometer (2)

Oleh: SabithaAyu “Hei, Anak Muda. Kau ingin pesan nasi goreng? Atau bakmi goreng?” tanya Pak Ucok dalam bahasa daerah, menepuk pundak Wahyu hingga lamunannya buyar. “Eh, saya tidak punya uang,” jawab Wahyu dengan malu-malu, berbahasa daerah pula. “Halah, ya sudah nggak papa, aku kasih gratis! Hari ini makananku sedang laris manis. Aku ingin berterima kasih

Tiga Ribu Kilometer (1)

Oleh: Sabitha Ayu Namanya Wahyu. Lengkapnya Sa’aduddin Wahyu Utomo. Nama tersebut blasteran dari nama Jawa dan Sulawesi. Sebab ayahnya berasal dari Jakarta dan ibunya dari Sulawesi Utara. Sa’aduddin diambil dari nama atau gelar Islam untuk Arung Palakka, seorang Raja di Palakka, salah satu kerajaan bawahan yang ada dalam wilayah Bone. Sedangkan Wahyu diambil dari nama

Antara Aku dan Hujan

Karya: Layli Nurul Islamiyah  “Tidaaaakkkkkkkk! Ini nggak mungkin terjadi, tidaaakkkk!!”Rasanya hatiku bagai tersayat oleh pisau. Dan, aku hanya bisa menangis menerima keadaan ini. ******* Semua berawal ketika aku berumur 17 tahun, di mana aku duduk di bangku kelas 3 SMA. Namaku Lisa, aku berada di kelas 12 MIA 1. Semua orang menganggap aku adalah murid