Kategori : Artikel

Mengenal Mubaadalah, Relasi Keadilan Laki-laki dan Perempuan

Setelah melewati tahap seleksi karya tulis yang lumayan ketat, pada satu bulan yang lalu tepatnya 11-14 Desember, penulis berkesempatan menjadi salah satu peserta Women Writers Conference di Cirebon, Jawa Barat. Acara tersebut diselenggarakan oleh Mubaadalah News milik Kiai Faqihuddin Abdul Kadir yang bekerja sama dengan Yayasan Fahmina milik KH. Husein Muhammad. Acara ini bertajuk “Islam

Putra Indonesia Kembali Bermain

Oleh: Aldi Tepat pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 2019, ada sebuah pemandangan tak asing yang dapat mengejutkan mata masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu terjadi sebuah rivalitas dalam pemilihan Presiden Indonesia antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Yang kemudian menjadi pemenang adalah Joko Widodo sebagai pemegang suara terbanyak dari rakyat dan selanjutnya dilantik

Hari Kesehatan Mental: Jangan Justifikasi Mental Illness

Oleh: Riza Kookie*) World Mental Health Day atau Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati pada hari ini, 10 Oktober 2019. Tak jauh dari peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia, beberapa hari lalu kita telah dikejutkan oleh film Joker yang sukses membuat mental illness kembali diperbincangkan. Film ini bisa dikatakan sukses melatuk hati para penyintas kesehatan mental di

Pancasila: Garuda Yang Butuh Makan?

  Tepat beberapa hari lalu kita memperingati sebuah hari yang dikultuskan untuk pancasila sebagai sebuah hal yang Wonderfull Ideology. Pancasila yang dirumuskan pada 1 Juni 1945 oleh para foundhing father dan akhirnya disahkan pada tanggal 22 Juni 1945, mengalami ujian berat pada saat itu. Dikisahkan orang nomer satu Indonesia melakukan sebuah manuver politik yang sangat

Mahasiswa Yang Pincang, Berdemonstrasi

Secara umum kita ketahui, pincang diartikan sebagai manusia yang mengalami cacat kakinya, baik dari sejak lahir maupun kecelakaan, sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan ketika berjalan. Di dalam KBBI pincang juga diartikan sebagai ketidakseimbangan, tidak sebanding, ada kurangnya dan tidak sebagaimana mestinya. Jika mengacu pada penggelaran Demonstrasi yang dilakukan hampir keseluruhan mahasiswa se-Surabaya pada tanggal 26 September 2019

Asmaul Husna Iringi Demonstrasi Mahasiswa

Akhir-akhir ini, pandangan kita tidak dilepaskan oleh demonstrasi-demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah. Mulai dari banyaknya masa aksi hingga kalimat-kalimat candaan yang dibuat untuk melampiaskan rasa muak atas realitas kebangsaan. Tidak berhenti disitu bahkan kita juga digegerkan lantaran masa-masa aksi tersebut tidak hanya diikuti oleh buruh, pekerja kasaran ataupun mahasiswa, melainkan siswa Sekolah Lanjut Tingkat

Koin Tak Sekadar Buah Kepingan

Oleh: Friedrich Z. Fazi*) Tanpa terasa hari demi hari telah terlewat begitu saja. Duduk meresapi dan berusaha menangkap materi dari pertama hingga terakhir yang dijelaskan oleh teacher di Kresna English Course semakin jelas melintas di depan mata. Hanya persoalan hitungan jari, program Kresna akan selesai sempurna. Sedari awal hingga menjelang akhir program terasa ada yang

Merangkai Kata Perbuatan Mulia

Oleh: Friedrich Z. Fazi*) Bermesraan dengan kata-kata sudah saya geluti sejak duduk di bangku MA di salah satu Pesantren di ujung timur kabupaten Probolinggo. Sepintas bilik pesantren yang terlihat sederhana dengan arsitektur klasiknya menjadi saksi bisu menyaksikan tangan yang sibuk mengolah kata-kata. Tanpa disangka aktifitas yang berawal dari sekedar coba-coba dan agak sedikit terpaksa mengantarkan

Berpikir Kritis di Kalangan Mahasiswa

Setelah tamat dari sekolah atau lembaga pendidikan lainnya dan tekun pada profesi masing-masing bukan berarti kita berhenti untuk belajar. Banyak pembelajaran di luar sana yang tidak diajarkan di sekolah dan menarik untuk dipelajari seusai tamat sekolah yaitu berpikir kritis. Definisi berpikir kritis sendiri menurut para ahli yang telah disimpulkan adalah berpikir pada sebuah level yang

Telepon Genggam sebagai Tantangan Besar Anak – Anak pada Zaman Milenial