Yudisi Terbaik Ushuluddin, Nurhalimah: Ini Bukanlah Akhir Perjalanan

Doc. Forma

FORMA (26/01) — Sabtu, 25 Januari 2020 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) mengadakan wisuda ke-90 di gedung Sport Center. Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) mengangkat 106 peserta sebagai wisudawan dan menyematkan penghargaan untuk Nurhalimah, S.Ag.sebagai wisudawan terbaik se-fakultas.

Nurhalimah merupakan mahasiswi lulusan program studi TP(Tasawuf dan Psikoterapi) dengan masa studi 3,5 tahun. Capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang ia dapatkan mencapai 3,80 serta mendapatkan nilai A untuk skripsinya.

Menurutku, sih, IPK memengaruhi, ya. Kalau tips dan trik dari aku pribadi, misalnya ada tugas dari dosen gitu langsungaku kerjain sesuai perintah dosennya. Kritis juga ketika di kelas,” tutur Nurhalimah dalam menyampaikan kesannya setelah mendapatkan penghargaan.

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak merasa bangga namun justru merasa tertampar ketika dipilih menjadi lulusan yang terbaik dari fakultas. Karena ketika merasa yang terbaik, berarti dia harus nguasain dengan pencapaiannya. Meskipunaku sudah lulus S1, ini bukan akhir dari perjalananku. Masih banyak perjalanan-perjalanan lainnya yang perlu aku lalui dan aku ‘nggak boleh ngerasa puas sampai di sini. Ini bukanlah akhir perjalanan hidup, tapi ini awal perjalanan kehidupan yang sebenarnya,” tambahnya.

Menurut Andi Suwarko, Ketua Panitia Yudisium dari Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, kriteria utama penyematan lulusan terbaik adalah capaian IPK tertinggi. Namun, jika didapatkan beberapa mahasiswa dengan IPK dan masa studi yang sama, maka yang diambil adalah mahasiswa dengan nilai tugas risetakhir (skripsi) tertinggi.

Tahap pemutusan lulusan terbaik yaitu pertama, Subag (Sub Bagian) Akademik menyampaikan nama-nama mahasiswadengan IPK tertinggi 1, 2, dan 3 setiap prodi dan fakultasKedua, diadakan rapat di tingkat fakultas yang diikuti dekanat, jurusan, prodi, Kalab (Kepala Laboratorium), Kabag(Kepala Bagian), dan para Kasubag (Kepala Sub Bagian) serta panitia Yudisium. Dalam rapat tersebut para pihak berwenang membahas dan memutuskan, kemudian yang terakhir dilegalisasi secara formal dengan SK (Surat Keputusan) Dekan Fakultas.

Sebagai bentuk apresiasi, pihak universitas memberikan piagam penghargaan dan uang yang ditransfer ke rekening mahasiswa terbaik 1, 2, dan 3 setiap fakultas. Khusus untuk mahasiswa terbaik 1, universitas memberikan beasiswa studi S2 di UINSA. Sedangkan pihak fakultas memberikan apresiasi melalui penyematan selempang yudisi terbaik, pemberian piagam penghargaan, dan bingkisan berupa jurnal dan buku.(Irfan/ Sabitha).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *