Reporter: Fatin Azmi Fauziyah dan Hatman Roqfah

Editor: Fatwa Am ‘Azza KD

FORMA (14/05) – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Ampel Surabaya, berencana adakan sekolah administrasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) bagi pengurus baru Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) UINSA setelah pelantikan kepengurusan yang digelar pada Rabu (13/05). Program tersebut disiapkan guna meningkatkan kualitas administrasi organisasi mahasiswa agar proses pencairan dana kegiatan dapat berjalan lebih efektif.

Abdul Muhid selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UINSA, menyampaikan bahwa seluruh pengurus UKM dan UKK nantinya akan diundang mengikuti sekolah administrasi LPJ yang disiapkan oleh pihak kemahasiswaan.

“Setelah ini, tim kemahasiswaan akan mengundang saudara-saudara untuk sekolah administrasi LPJ,” sambil di hadapan pengurus baru UKM dan UKK UINSA.

Menurut Muhid, program tersebut direncanakan karena masih terdapat organisasi mahasiswa maupun unit kegiatan kampus yang mengalami kendala dalam proses pencairan dana hasil administrasi kegiatan yang belum tertata dengan baik.

“Tadi menyampaikan kepada saya bahwa ada unit organisasi atau unit kegiatan di UIN Sunan Ampel Surabaya yang kalau setor LPJ sekali langsung cair. Tapi ada yang sampai sepuluh kali nggak cair-cair,” ungkapnya.

Melalui sekolah administrasi LPJ tersebut, pihak kampus berharap para pengurus organisasi dapat memahami mekanisme penyusunan laporan kegiatan dan pengelolaan administrasi secara lebih baik sehingga proses pencairan dana kegiatan tidak lagi mengalami hambatan.

Dalam wawancara, Muhid menegaskan bahwa anggaran kegiatan mahasiswa telah disediakan oleh pihak kampus sebagai penunjang aktivitas organisasi dan pengembangan prestasi mahasiswa.

“Anggaran sudah di sediakan. Silakan dimanfaatkan. Ajukan dan laksanakan kegiatan semaksimal mungkin,” katanya.

Lebih lanjut, Sekretaris Dewan UKM Pramuka UINSA, Ega Setyo, menyambut baik rencana sekolah administrasi LPJ tersebut. Menurutnya, program itu dapat membantu organisasi mahasiswa dalam menyusun laporan kegiatan yg agar tidak perlu melakukan revisi berulang kali.

“Cukup baik sih programnya, cocok untuk menunjang semua organisasi supaya bisa menjalankan LPJ sekali kirim dan tidak bolak-balik lagi,” katanya kepada Tim LPM Forma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *