Reporter: Fathimatuzzahra dan Trianda Alivia
Editor: Imdi fahma
FORMA (08/05)— Pesta Pekan Olahraga dan Perlombaan (PESTA PORA) menjadi gebrakan perdana Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) di tahun 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai miniatur sekaligus tahap uji coba sebelum pelaksanaan skala besar Ushuluddin Festival (U-Fest) yang dijadwalkan pada akhir tahun mendatang.
Ketua Pelaksana Pesta Pora menjelaskan bahwa acara ini bertujuan menyediakan wadah bagi pengembangan prestasi mahasiswa di berbagai bidang. Selain itu, kegiatan ini menjadi alat uji teknis kepanitiaan dan partisipasi sebelum memasuki kompleksitas U-Fest.
“Sebenarnya, latar belakangnya kami mau memberikan wadah untuk teman-teman yang punya prestasi dan bakat di banyak bidang. Makanya ada lima bidang yang kami perlombakan: keagamaan, tradisional, olahraga futsal, keilmuan cerdas cermat, hingga seminar,” ungkapnya.
Dampak positif dirasakan langsung oleh para peserta, salah satunya Chisnu. Peserta lomba cerdas cermat ini mengungkapkan bahwa kompetisi berbasis intelektual ini membantunya memahami materi di luar program studinya sendiri.
“Dalam lomba cerdas cermat, saya bisa belajar ilmu Tasawuf, sementara di prodi utama saya mempelajari Politik Islam. Lomba tarik tambang dan permainan tradisional lainnya pun bukan sekadar hiburan, melainkan sarana berpikir dan mendukung keahlian masing-masing,” imbuh Chisnu.
Ia pun berharap ajang ini dapat berlanjut di masa depan dengan penambahan variasi lomba lain, seperti debat.
Pesta Pora tahun ini mengusung lima bidang lomba yang akan menjadi cikal bakal cabang U-Fest: keagamaan, olahraga (futsal), keilmuan dengan sistem unik ala Squid Game, permainan tradisional, serta seminar. Kelima bidang ini dipilih untuk mewakili spektrum bakat mahasiswa, mulai dari aspek intelektual hingga rekreatif.
Melalui kegiatan ini, DEMA FUF menegaskan bahwa langkah awal menuju festival yang lebih besar telah dimulai. Seluruh proses, mulai dari perizinan, koordinasi dengan himpunan prodi, hingga manajemen lapangan, tengah diuji untuk pertama kalinya. Pesta Pora diharapkan bukan sekadar acara musiman, melainkan pintu masuk menuju agenda tahunan bergengsi di tingkat fakultas.

