Reporter: Fatin Azmi Fauziyah dan Mutmainnah
Editor: Thoriq Syauqillah
FORMA (19/02)- Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya resmi menerapkan aplikasi AMIRA sebagai sistem absensi kuliah bagi mahasiswa. Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak awal semester genap tahun ajaran 2025/2026. Terhitung sejak 2 Februari 2026 penggunaan aplikasi ini mulai diimplementasikan secara masif dalam tiga minggu terakhir di beberapa mata kuliah.
Muhammad Zamzami selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF), menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan program digitalisasi Rektor sebagai upaya merespon zaman.
“Jadi program digitalisasi ini upaya merespons zaman. Tapi memang secara perangkat belum sepenuhnya sempurna dan tidak semua dosen cakap mengoperasikannya, Jadi kalau generasi sekarang sebenarnya aman saja, ” ujar Zamzami kepada tim LPM Forma.
Zamzami juga mengungkapkan, percepatan ini juga berkaitan dengan target program kerja Rektor yang akan berakhir masa jabatannya pada Juni mendatang.
“Ini kan juga bagian dari akhir periodenya pak rektor yang nanti di masa Juni. Percepatan digitalisasi ini kan juga bagian dari program yang harus segera dilaksanakan,” imbuhnya.
Kebijakan absensi kuliah dengan aplikasi AMIRA nyatanya mendapat beberapa respon posistif dari mahasiswa. Azzahra Gadis Alkhalifi, selaku mahasiswi prodi Studi Agama Agama semester 2 menilai bahwa kebijakan absensi dengan aplikasi AMIRA memberikan dampak positif dalam efektivitas durasi perkuliahan.
“Dampak positifnya kita lebih cepat memulai matkul dan lebih panjang juga untuk melakukan mata kuliah itu tadi dan absensi dilakukan selama 5 menit, simple gitu, jadi kayak lebih cepat lah,” ujar Azzahra.
Senada dengan Azzahra, mahasiswi lainnya, Devi Rismatul Auliya, menyampaikan harapannya ke pihak kampus agar segera memperbaiki kendala dan celah dalam penggunaan aplikasi AMIRA untuk absensi kelas.
“Kedepannya itu mungkin yang trouble-trouble itu mungkin ke depannya bisa diperbaiki lagi. Kan kadang kasian gitu, yang udah absen, yang udah hadir, tapi trouble” pungkas Devi.
*Catatan Redaksi: Berita ini telah direvisi pada tanggal 19/02/2026

